Warna merah memang identik saat perayaan Imlek. Mulai dari hiasan di rumah sampai busana yang digunakan, hal ini untuk melambangkan harapan adanya keberuntungan, kemakmuran dan kesejahteraan. Warna merah menjadi idientik terutama perayaan Tahun Baru China.

Folosofi dibalik warna merah yaitu keberuntungan atau keselamatan bagi masyarakat Tionghoa lho Yes People!

Hiasan berwarna merah tidak hanya saat perayaan Imlek saja, tetapi dalam ulang tahun maupun pernikahan. Hiasan-hiasan itu seperti lampion merah, angpao merah, dan pakaian serta pernak-pernik merah.

Amplop berisi uang yang diberikan orang tua juga berwarna merah dengan gambar binatang yang melambangkan shio tahun yang berlaku, dan aksara berwarna kuning keemasan. Adapun hari sebelum perayaan Tahun Baru China, warga China membersihkan rumah dan menghiasinya dengan beragam pernak-pernik berwarna merah.

Dilansir dari laman readerdiggest, kepopuleran warna merah bagi etnis Tionghoa ini berawal dari sebuah legenda China tentang Nian atau seekor binatang buas yang meneror penduduk di desa di Tahun Baru dan suka memangsa hasil perkebunan, ternak bahkan anak-anak.

Nah Yes People, warna merah ini termasuk warna primer ini memiliki arti yang melambangkan semangat, keberanian dan keberuntungan. Pada perayaan Imlek juga memasang kembang api sebagai pelengkap di suasana Tahun Baru China. (NN)


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here