Belum banyak masyarakat Surabaya yang tahu bahwa sejarah panjang Surabaya dari zaman Keraton Mataram hingga masa pendudukan Belanda terekam dalam suatu kawasan, Kelurahan Bubutan, Kota Surabaya.

Memiliki banyak cagar budaya yang dilindungi oleh Pemerintah Kota yaitu salah satunya, Kampung Lawas Maspati. Kampung ini menjadi sudut yang membuktikan bahwa Surabaya tertata dan rapi semenjak dari dahulu kala. Serta kampung ini menjadi tempat wisata karena memiliki bangunan bersejarah yang bisa di nikmati oleh para wisatawannya.

Sejumlah jalan kampung ini membagi kawasan tersebut dalam lorong-lorong waktu yang membawa perjalanan ke tempo dulu. Sekilas, terlihat seperti kampung biasa yang berada di tengah Kota Surabaya. Pertama kali pengunjung disambut dengan dekorasi mural yang bergambarkan 3D di setiap lamgkahnya.

Dengan bernuansa pedesaan, udara di Kampung Lawas Maspati terbilang sejuk dengan banyak pepohonan dan hijau dibanding kampung lainnya. Karena memiliki berbagai macam tanaman yang tumbuh di sepanjang kampung tersebut. Berada di Jl. Maspati, Bubutan. Kampung wisata ini dibuka pukul 07.00 – 17.00 WIB bagi yang ingin berwisata

Tidak hanya itu, penggunjung dapat menikmati secangkir kopi di sebuah rumah yang memiliki desain jaman Belanda. Namun, telusuri lebih jauh kampung ini memiliki sejumlah penghargaan mulai dari tingkat kecamatan, kota, provinsi hingga nasional.

“Kalau diliht sekilas ya memang sama saja. Tapi, kebersamaan di kampung ini dan usaha-usaha kecil dari masyarakat itu sendiri yang menjadi istimewa” ucap Aldi selaku pengunjung
Kampung Lawas Maspati masih menjadi jujukan bagi wisatawan lokal maupun asing dalam belajar sejarah. Bahkan, sekitar 70 persen merupakan pengunjung dari wisatawan asing dari mancanegara. Banyaknya masyarakat yang antusias untuk berkunjung dan melihat perkembangan dari kondisi Kampung Lawas Maspati hingga menjadi luar biasa seperti saat ini.

Nah, menarik bukan? Kalian juga bisa berkeliling sekitaran kampung untuk melihat kreatifitas maupun ide dari warga sekitar. (NN)


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here