Mengenal Cluster Headache

0
109

Puuussiiinngg, tentunya Yespeople pernah mengalaminya kan?. Sakit nyeri dikepala ini terkadang bisa terasa ringan hingga berat, dan dapat berlangsung beberapa jam hingga berhari-hari. Memang pada umumnya sakit kepala dapat diobati dengan obat-obatan yang mudah kita temui di apotek . Namun untuk sakit kepala yang dipicu oleh penyakit serius, diperlukan penanganan lebih lanjut.

Salah satu jenis Sakit kepala adalah jenis cluster headache. Pasien yang mengalami penyakit ini mengeluhkan rasa nyeri di kepala yang terjadi secara berulang dalam siklus waktu tertentu dan bisanya penderita sakit kepala cluster ditandai dengan rasa nyeri di sekitar mata, dan pada salah satu sisi kepala.

sakit kepala cluster dapat terjadi setiap hari. Siklus ini bisa berulang beberapa kali dalam hitungan minggu, bulan, atau bahjan tahun. Sakit kepala ini cenderung muncul secara rutin pada waktu yang sama. Sakit kepala cluster sering kali menyerang tiba-tiba tanpa peringatan. Akan tetapi, sakit kepala cluster terkadang juga dapat diawali dengan mual serta sensitif pada cahaya dan suara.

Nyeri yang disebabkan oleh sakit kepala cluster biasanya terjadi hanya di salah satu sisi kepala, kemudian rasa nyeri dapat menyebar ke wajah dan leher, serta menyebabkan penderita sulit tidur dan terlihat pucat.

Ada beberapa gejala khas yang membedakan sakit kepala cluster dari jenis sakit kepala lainnya semisal Migrain, Seperti Nyeri meningkat cepat hingga mencapai puncaknya dalam tempo 5-10 menit dan bisa berlangsung 15 menit hingga 3 jam. Nyeri berlangsung di waktu yang sama setiap harinya. Biasanya terjadi 1 atau 2 jam sebelum tidur malam. Nyeri berlangsung beberapa kali sehari selama 1 minggu sampai 1 tahun.

Selain gejala khas di atas, ada beberapa gejala lain yang juga terjadi hanya di salah satu sisi kepala yang sakit, yaitu Mata merah, bengkak di sekitar mata, pilek atau hidung tersumbat dan kelopak mata tampak lemas.

Selama sakit kepala cluster, ada periode periode dimana pasien tidak mengalami rasa sakit kepala sama sekali. Periode tersebut disebut dengan periode remisi dan dapat berlangsung selama beberapa bulan atau bahkan hingga tahunan.

Sampai saat ini, belum diketahui apa yang menyebabkan sakit kepala cluster. Akan tetapi, kuat dugaan penyakit ini terkait dengan adanya gangguan pada bagian otak yang salah satu fungsinya adalah menjaga sistem tubuh tetap berjalan stabil atau dalam instilah kedokteran di sebut Hipotalamus. Gangguan pada hipotalamus dapat memicu munculnya nyeri dan sensasi rasa di tubuh.

Sakit kepala cluster lebih rentan dialami oleh para perokok aktif dan orang yang sering mengonsumsi minuman beralkohol. Untuk mencegahnya, konsultasikan dengan dokter mengenai cara berhenti merokok dan mengonsumsi minuman beralkohol.( Berbagai Sumber)


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here