LPPM STIESIA Surabaya Getol Berikan Pendampingan UMKM

0
260

Pengembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah di setiap kawasan memang bukan hanya pekerjaan rumah bagi pemerintah daerah semata. Guna stabilitas dan peningkatan serapan ekonomi diperlukan kerjasama yang baik antar semua lini masyarakat. Salah satunya adalah dari pihak akademisi. Sebagai salah satu lembaga pendidikan yang mencetak ekonom, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia atau STIESIA Surabaya turut hadir guna mengembangkan UMKM di kota Surabaya.

Melalui Lembaga penelitian dan Pengabdian Masyarakat atau LPPM, STIESIA memberikan pendampingan kepada pelaku UMKM di kecamatan Sukolilo Surabaya. Tak sekedar pendampingan, namun melalui LPPM ini pelaku UMKM juga diberikan pelatihan membuat Handy Craft.

Menurut Kepala LPPM STIESIA, Dr. Nur Laili, M.Si. Dalam pendampingan selama satu semester lalu kendala yang kerap ditemui para pelaku UMKM adalah masalah pembukuan dan pemasaran. Sebab kebanyakan para pelaku UMKM yang rata-rata didominasi ibu rumah tangga, tidak memisahkan antara uang pribadi dan uang untuk usaha.

“ Selain pendampingan, pihak LPPM juga memberikan dana hibah bergulir sebesar Rp 1 juta/UMKM, dan dikembalikan selama satu tahun dengan cara diangsur namun untuk pembayarannya dimulai 3 bulan setelah dana hibah tersebut diterima oleh para pelaku UKM” jelas Laili kepada tim Yesonline.ID.

Menurut Laili tenggang waktu tersebut diberikan harapannya agar dana yang telah diterima dapat berputar dahulu selama masa tenggang, setelah usaha para pelaku UMKM ini berjalan baru di bulan keempat mereka mulai mengangsur dana hibah tersebut. Selain kecamatan Sukolilo, STESIA juga melakukan pendampingan terhadap UKM yang berada di Nginden Jangkungan dan rencananya pada tahun 2020 ini, STIESIA akan memberikan pendampingan kepada salah satu UMKM yang berada di wilayah rungkut. (DID)


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here