KKN (Kuliah Kerja Nyata) merupakan suatu bentuk kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakuka oleh mahasiswa dengan pendekatan lintas keilmuan dan sektoral pada waktu dan bertempat di daerah tertentu di Indonesia. Pelaksanaan kegiatan KKN sendiri biasanya berlangsung antara satu sampai dua bulan dan bertempat di daerah setingkat desa. Berkenaan dengan adanya pandemi saat ini yakni COVID-19 atau virus Corona yangmana telah masuk ke wilayah Indonesia, salah satunya tersebar di kota pahlawan yakni Surabaya, menyebabkan KKN (Kuliah Kerja Nyata) tidak dapat dilaksanakan sebagaimana mestinya.

Hal ini ternyata tidak membuat salah satu Universitas 17 Agustus Surabaya (UNTAG) Mengahalangi atau menjadikan alasan untuk tidak dilaksanakannya KKN (Kuliah Kerja Nyata) Tersebut. Univeritas 17 Agustus Surabaya memiliki cara yang berbeda untuk melaksanakan KKN 9 Kuliah Kerja Nyata) tahun ini, yakni menjadikan program baksos (Bakti Sosial) sebagai pengganti KKN tersebut. Hal ini merupakan suatu kegiatan yang amatlah positif dan memberikan banyak manfaat bagi masyarakat yang juga banyak merasakan dampak dari pandemi ini.

Kegiatan KKN (Kuliah Kerja Nyata) Ini dilaksanakan secara individual bagi tiap-tiap mahasiswa UNTAG Surabaya di daerah masing-masing kota atau tempat mahasiswa berada. Salah satu di antaranya adalah mahasiswa Universitas 17 Agustus Surabaya, Aditya Bagus Johansyah merupakan Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas 17 Agustus Surabaya yangmana saat ini sedang menempuh mata kuliah KKN ikut serta berpartisipasi dalam kegiatan bakti sosial tersebut. Mengingat karena kondisi pandemi saat ini, akhirnya KKN (Kuliah Kerja Nyata) digantikan dengan kegiatan Bakti Sosial yang dilakukan di Lingkungan sekitar tempat tinggalnya yaitu di Desa Kemangsen, Kec. Balongbendo, Kab. Sidoarjo.

Program Bakti Sosial yang dilaksanakan 12 Hari dan berlangsung seccraa terus menerus tanpa jeda. Dalam kegiatan bakti sosial ini memiliki tujuan untuk membantu warga masyarakat yang dirasa kurang mampu dan kurang beruntung. Dengan adanya pandemi ini, dampak yang terjadi juga amat dirasakan bagi mereka yang kurang mampu dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. Pada program Bakti Sosial ini adalah dengan Membagikan Sembako dan Pakaian yang diberikan di daerah sekitar tempat tinggal mahasiswa.

“Seneng bisa berbagi walaupun tidak banyak dan pesanny sih semoga saja di tiap tahun ada rezeki dan tetep bisa berbagi kepada yg lain khususny kepada warga yg membutuhkan” ujar Aditya Bagus Johansyah Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas 17 Agustus Surabaya. Hal ini tentu merupakan penggerak bagi masyarakat lainnya agar dapat saling peduli kepada sesame terlebih bagi mereka yang sangat membutuhkan bantuan dan juga perhatian kita sebagai sesama manusia. Semoga kegiatan ini dapat terus berjalan memberikan banyak manfaat dan berkah bagi sesama. Semoga pandemi ini segera berlalu dan kembali pulih.


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here