Gak kerasa udah hari sabtu gaes, waktunya kalian buat packing tas kalian lalu cus dari rumah dan melihat Indahnya Indonesia. Buat #millenniact yang suka travelling, kalian pasti tau dong tentang Indahnya Pulau Sumbawa yang lagi terkenal dikalangan para Traveler lokal maupun mancanegara. Pasti kalian ingin kesana bukan? tapi terkendala dana yang cukup besar untuk mampu mengunjungi pulau Sumbawa. Namun jangan kuatir, kali ini kita akan beri kalian tempat recomended yang tak kalah indah nya dengan keindahan pulau Sumbawa, buat kamu yang ada di Jawa Timur dan sekitarnya.

Yups Watu Jengger atau Bukit Jengger ini lah tempatnya, Tempat ini mulai dilirik para pendaki karena keindahanya yang memukau dan banyak disebut sebagai Sumbawanya Jawa Timur.  Benar saja demikian, keindahan puncak Watu Jengger terbentuk karena adanya bukit – bukit yang mengelilingi dan hamparan bukit – bukit yang berlapis mengelilingi puncak tersebut, persis seperti keindahan pulau Sumbawa yang indentik dengan bukit  yang berlapis – lapis.  Berdiri di 1.100 MDPL, dinilai sebagai pendaki sebagai jalur yang tidak cukup tinggi. Ditambah jalurnya yang tidak ekstrim membuat Watu Jengger yang berada di kawasan Tahura R Soeryo ini menjadi jujukan pendaki terutama di akhir pekan atau libur sekolah.

Untuk mencapai Watu Jengger dibutuhkan waktu tempuh sekitar satu jam dari pemukiman warga terakhir, namun semua tergantung kemampuan masing-masing. Untuk menuju desa terakhir, pendaki bisa melalui Desa Lebak Jabung, Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto yang bisa dilewati kendaraan roda dua sekitar 6 km. Jalan awal aspal cukup bagus ditambah pemandangan kanan kiri hutan, namun mendekati desa terakhir jalan makadam, yaakni batu yang ditata sehingga dibutuhkan kehati-hatian. Sampai di pemukiman terakhir atau parkir, pendaki bisa mengakses jalur pendakian dengan berjalan kaki.

For your information, akses menuju Watu Jengger bisa dilalui dari dua jalur yaitu Desa Rejosari dan Desa, Nawangan Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto. Di jalur Nawangan memerlukan waktu 1,5 jam untuk sampai ke puncak Jengger. Dengan estimasi waktu, satu jam dari parkiran sampai di camp 3 atau dinamakan B9 dan 0,5 jam dari camp B9 (camp 3) ke Puncak Jengger. Dari parkiran tersebut mulai berjalan kaki memasuki hutan, pendaki tidak perlu khawatir tersesat karena sudah banyak petunjuk arah untuk sampai ke puncak. Untuk masuk ke Watu Jengger, pendaki harus membayar tiket masuk sebesar sepuluh ribu rupiah di pos penjagaan.

            Sepanjang perjalanan terdapat warung penjualan makanan serta ada beberapa tempat singgah berupa semacam kursi panjang yang terbuat dari bambu. Setelah itu medan yang dilalui berupa tanah yang lumayan licin, disini perlu berhati-hati dalam melangkah apalagi kondisi ketika setelah turun hujan. Sebelum lokasi camp B9 (camp 3) sudah ditata serangkaian anak tangga dari bambu untuk memudahkan dalam melangkah. Setelah 1 jam perjalanan dari lokasi parkir, sampailah di tempat Camp B9 (Camp 3), ketinggian disini sekitar 900 MDPL dengan kondisi tanah yang sudah diperluas.

            Sehingga sudah mampu menampung belasan tenda. Perjalanan dilanjutkan menuju Puncak Jengger kira-kira setengah jam dari Camp B9. Sampai di atas, pendaki bisa melihat keindahan Watu Jengger yang memang terlihat mirip jengger ayam jago. Pemandangan masih hijau terhampar sehingga cocok untuk berselfie ria bagi yang suka foto.

            Gimana gengs? masih bingung untuk kalian pergi kemana pada hari weekend minggu ini. Watu Jengger cocok sekali untuk menjadi alternatif liburan kali ini. So kalian harus prepare barang selengkap – lengkapnya ya gaes, jangan lupa obat – obatan karena alam susah untuk di tebak seperti pasanganmu heheheh. Penulis : @bagusindrayanaa


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here