Festival Ekonomi Milenial Hadirkan 16 Sub Sektor Ekonomi Kreatif

Keberadaan kaum milenial memiliki peran penting seiring bonus demografi yang dialami Jatim. Ini akan menjadi potensi yang besar bagi Jatim ketika kaum milenial terpacu kontribusinya lewat berbagai inovasi dan kreativitas.

Salah satu kontribusi yang dapat diberikan ialah dengan berpartisipasi dalam Millennial Job Center (MJC). Lewat MJC, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, mengajak kaum milenial meningkatkan kontribusinya pada bangsa.

“Bangsa ini tengah mengajak Milenial untuk berkontribusi lebih signifikan serta memberikan inovasi dan kreativitas tanpa henti,” ajak Gubernur kepada semua talent, mentor serta client yang hadir pada malam puncak Festival Ekonomi Milenial yang diselenggarakan di Exhibition Hall Grand City Surabaya, Sabtu (14/12) malam.

Khofifah, sapaan akrab Gubernur Jatim menjelaskan, Jatim saat ini telah memasuki Bonus Demografi yang menunjukkan komposisi penduduk usia produktif lebih besar dibandingkan penduduk usia tidak produktif. Karena itu, jumlah milenial yang ada di Jatim pun semakin meningkat.

Karena itu, pihaknya mengingatkan agar milenial menyadari kondisi tersebut. Kreativitas dan inovasi menjadi modal penting yang harus dimiliki selain bagi diri sendiri, tapi juga untuk menciptakan lapangan pekerjaan bagi yang lain.

“Kreativitas dan inovasi menjadi sesuatu yang bisa mendongkrak Cipta Lapangan Kerja,” ujar Khofifah mengutip perkataan Presiden RI, Joko Widodo.

Masih menurut Khofifah, selain kedua hal mendasar tersebut, perlu juga terjalin sebuah sinergitas yang mumpuni antara client, talent maupun mentor. Perlu adanya komunikasi yang baik guna menentukan besaran jumlah klien yang tersedia guna menyiapkan jumlah talent yang berimbang.

Dirinya berharap agar di tahun-tahun mendatang, jumlah klien yang tergabung dalam MJC bisa semakin banyak.

“Misalnya saja pada hari ini Hutama Karya, Gojek, Kapal Api bahkan Kimia Farma ataupun client-client lainnya bisa mensupport berapa client, maka tahun depan pun diharap bisa bertambah,” tutur Gubernur wanita pertama Jatim ini.

Untuk mendukung program MJC itu sendiri, Gubernur mengaku telah menyiapkan program khusus yang diperuntukkan bagi para pencari kerja, yaitu Kartu Prakerja. Kartu tersebut memiliki dua fungsi utama, yaitu Up-skilling dan Re-Skilling. Melalui program tersebut diharapkan bisa menjadi wadah para pencari kerja untuk mengasah bahkan meningkatakan kemampuan mereka.

Sementara itu, Kepala Biro Administrasi Perekonomian Setdaprov Jatim, Dyah Wahyu Ermawati, menambahkan Festival Ekonomi Milenial merupakan even perdana yang diselenggarakan Pemprov Jatim untuk memfasilitasi kaum milenial dalam menyambut era GIG ekonomi melalui sektor ekonomi kreatif. Hal ini seiring dengan ikhtiar Gubernur Jatim dalam mengembangkan program MJC yang telah dimulai sejak 2018.

“Dalam festival ini sebanyak 16 sub sektor yang menghadirkan sekitar 50 booth pameran inovasi kaum milenial,” pungkas Dyah Erma. (Tim Pariwara)


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here