Yes People hayo siapa yang sering melanggar lalu lintas nih?? Sekarang harus mulai berubah ya, karena mulai Rabu (7/1) lalu, hingga 7 hari kedepan, Ditlantas Polda Jatim mulai menerapkan uji coba Elektronik Traffic Law Enforcement atau E-Tilang. Meski penerapan secara resmi akan dimulai tanggal 14 Januari 2020, namun Ditlantas Polda Jawa Timur sudah mulai meakukan uji coba mullai Rabu kemarin. Uji coba ini diharapkan dapat mengajak masyarakat atau pengguna jalan untuk lebih tertib dalam berlalu lintas. Penerapan E-tilang di Jawa Timur akan mulai dilakukan di dua kota yakni Surabaya dan Sidoarjo.

Foto Radar surabaya

Menurut Dirlantas Polda Jatim, Kombespol Budi Indra Dermawan, untuk mendukung pelaksanaan sistem E-tilang di Surabaya, Ditlantas Polda Jatim menggunakan CCTV yang telah terpasang di jalanan kota pahlawan.

“Dari total 752 kamera yang sudah terpasang, 25 diantaranya akan terintegrasi dengan perangkat komputer petugas Ditlantas di gedung Regional Traffic Management Center atau RTMC Ditlantas Polda Jatim, 20 kamera akan ditempatkan di persimpangan jalan, sedangkan 5 kamera di over speed.” terangnya kepada wartawan.

Nantinya pelanggar lalu lintas akan dipantau dari RTMC Polda Jawa Timur. “Jika ada pengguna jalan yang melakukan pelanggaran lalu lintas sudah pasti akan terekam. Data pelanggar akan dikirim oleh anggota RTMC, sesuai alamt STNK pelanggar melalui kantor pos.” terang Kompol Budi Indra lebih lanjut.

Jenis pelanggaran yang dapat direkam CCTV RTMC Ditlantas Polda Jawa Timur diantaranya pelangaran marka, menggunakan handphone saat berkendara dan tidak menggunakan seatbelt. Polda Jatim berharap dengan adanya penerapan uji coba E-tilang ini pengguna jalan bisa lebih tertib berlalu lintas saat berkendara di jalan raya, Safety First Guys. (Red)


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here