Momen Idul Adha dan bagi-bagi daging kurban tentu selalu dinanti umat muslim. Nah, dengan melimpahnya daging sapi dan kambing, tentu saja tidak akan habis dimasak dan disajikan dalam sehari.

Buat kamu yang berniat menyimpan daging kurban, sebaiknya perlu diperhatikan beberapa cara menyimpan daging ini ya? Ini tentu saja untuk mencegah daging kurban rusak, atau tidak enak saat dimasak keesokan harinya. So, yuk Simak ulasan berikut!

1. Pisahkan dan Hindari Mencuci Daging Kurban

Mencuci daging hewan kurban dengan air dapat menyebabkan bertambahnya kuman, jadi hindari membersihkan dengan air. Meskipun daging kurban belum bersih seutuhnya, tidak disarankan untuk mencuci daging. Selain itu, ada baiknya memisahkan antara daging dan jeroan. Jeroan dipercaya mengandung jumlah bakteri yang lebih banyak ketimbang daging, yang jika dicampur maka daging akan lebih cepat busuk karena bakteri. Mencuci dengan air juga bisa mengurangi tekstur dan membuat daging alot.

2. Hindari Kresek Hitam

Karena tas kresek hitam adalah hasil daur ulang, maka tas kresek daur ulang warna hitam mengandung karsinogen yang dapat memicu sel kanker. Gunakanlah tas ramah lingkungan atau tas plastik selain hitam. Sebelum dibungkus dengan plastik, ada baiknya memotong daging seukuran.

3. Taruh di Lemari Es atau Freezer

Setelah dibungkus rapi di tas, taruh daging di lemari es atau freezer. Perhatikan suhu saat menyimpan daging. Suhu -5 hingga 0 derajat celcius membantu daging tahan 3 hari, sementara suhu -10 hingga -5 derajat celcius untuk 1 minggu lama penyimpanan.

Penulis: Ry


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here